IP
address digunakan
sebagai alamat dalam hubungan antar host di internet sehingga merupakan sebuah
sistem komunikasi yang universal karena merupakan metode pengalamatan yang
telah diterima di seluruh dunia.
IP
address terdiri dari
bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap 8
bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP address dapat dituliskan sebagai
berikut xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx Jadi IP address ini mempunyai range
dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai 11111111.11111111.11111111.11111111.
Notasi IP address dengan bilangan biner seperti ini susah untuk digunakan,
sehingga sering ditulis dalam 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan
oleh 4 buah titik yang lebih dikenal dengan “notasi desimal bertitik”.
Pembagian Kelas IP Address
Sumber:http://technopark.surakarta.go.id/id/media-publik/komputer-teknologi-informasi/191-ip-address-fungsi-dan-kelas-ip
Definisi Ip Address Khusus
Network Address
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 192.168.9.35. Tanpa memakai subnet (akan diterangkan kemudian), network address dari hostini adalah 192.168.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet.
Broadcast Address
Definisi Ip Address Khusus
Network Address
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 192.168.9.35. Tanpa memakai subnet (akan diterangkan kemudian), network address dari hostini adalah 192.168.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet.
Broadcast Address
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima
informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu
network. Seperti diketahui, setiap datagram IP memiliki header
alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh datagram
tersebut. setiap host memiliki 2 address untuk menerima datagram :
pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast
address pada network tempat host tersebut berada. Broadcast address diperoleh
dengan membuat bit-bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host
dengan IP address 192.168.9.35 atau 192.168.240.2, broadcast addressnya
adalah 192.168.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat
berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255. Jenis
informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
Multicast
Address
Kelas address A, B dan C adalah address yang digunakan untuk komunikasi antar
host, yang menggunakan datagram-datagram unicast.Untuk keperluan multicast, sejumlah IP Address
dialokasikan sebagai multicast address. Jika struktur IP Address
mengikuti bentuk 1110xxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx (bentuk desimal
224.0.0.0 sampai 239.255.255.255) maka IP Address merupakan multicast
address. Alokasi ini dutinjuk untuk keperluan group bukan untuk host
seperti pada kelas A, B dan C.
Aturan Dasar Pemilihan network ID dan host ID
Berikut adalah aturan-aturan dasar dalam menentukan
network ID dan host ID yang digunakan :
- Network ID tidak boleh sama dengan 127. Network ID 127 secara default digunakan sebagai alamat loopback yakni IP address yang digunakan oleh suatu komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
- Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 255. Network ID atau host ID 255 akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID ini merupakan alamat yang mewakili seluruh jaringan.
- Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 0. IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network. alamat network digumakan untuk menunjuk suatu jaringn bukan suatu host.
- Host ID harus unik dalam suatu network. Dalam suatu network tidak boleh ada dua host yang dimiliki host ID yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar